<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7919281608168813790</id><updated>2011-07-08T19:26:54.676+07:00</updated><title type='text'>tombo ati</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>kang aniq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16532598074403199231</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/S4QB5s1L8wI/AAAAAAAAAho/C4cc6HN3H4w/S220/n1261941696_5615.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7919281608168813790.post-8553818458402276449</id><published>2010-09-30T07:54:00.000+07:00</published><updated>2010-09-30T07:56:05.282+07:00</updated><title type='text'>MAkalaH</title><content type='html'>I. Pendahuluan&lt;br /&gt;Makalah ini dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada umat Islam di Indonesia yang merupakan mayoritas penduduk Indonesia, mengenai hukum bayi tabung dan dasar hukumnya agar umat Islam tidak ikut-ikutan tanpa mengetahui terlebih dahulu persoalannya. Sebab sikap ikut-ikutan itu dilarang oleh Islam, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur`an surat Al-Isra` ayat 36 :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;” Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentaangnya” &lt;br /&gt;Sebagai akibat kemajuan ilmu pengetahuan modern dan teknologi kedokteran dan biologi yang canggih, maka teknologi bayi tabung ini ditangani oleh orang-orang yang kurang beriman dan bertaqwa, dikawatirkan dapat merusak peradaban umat manusia, bisa merusak nilai-nilai agama, moral, dan budaya bangsa, serta akibat-akibat yang negatif lainnya yang tidak terbayangkan oleh kita sekarang ini. Sebab apa yang bisa dihasilkan dengan teknologi, belum tentu bisa diterima dengan baik menurut agama, etika, dan hukum yang hidup di masyarakat. Hal ini terbukti dengan misalnya timbulnya kasus bayi tabung di Amerikat Serikat, dimana ibu titipannya bernama Mary Beth Whitehead dimeja hijaukan, karena tidk mau menyerahkan bayinya kepada keluarga William Stern sesuai dengan kontrak. Dan setelah melalui proses peradilan yang cukup lama, akhirnya Mahkamah Agung memutuskan, keluarga Mary harus menyerahkan bayi tabungnya kepada keluarga William sesuai dengan kontrak yang dianggap sah menurut hukum di sana. &lt;br /&gt;Ada beberapa teknik inseminasi buatan yang telah dikembangkan didunia kedokteran, antara lain ialah :&lt;br /&gt;1. Fertilazation in Vitro (FIV) dengan cara mengambil sperma suami dan ovum istri kemudian diproses di Vitro (tabung), dan setelah terjadi pembuahan, lalu ditransfer di rahim istri.&lt;br /&gt;2. Gamet Intra Felopian Tuba (GIFT) dengan cara mengambil sperma suami dan ovum istri, dan setelah dicampur terjadi pembuahan, maka segera ditanam di saluran telur (tuba Palupi). &lt;br /&gt;Teknik kedua ini lebih alamiah dari pada teknik pertama, sebab sperma hanya bisa membuahi ovum di tuba palupi setelah terjadi ejakulasi (pancaran mani) melalui hubungan seksual.&lt;br /&gt;Masalah bayi tabung /inseminasi buatan telah banyak dibicarakan dikalangan Islam dan di luar kalangan Islam, baik di tingkat Nasional maupun Internasional. Misalnya Majlis Tarjih Muhammadiyah dalam muktamar tahun 1980 mengharamkan bayi tabung dengan donor sperma.  Lembaga Fiqih Islam OKI (Organisasi Konferensi Islam) mengadakan sidang di Aman pada tahun 1986 untuk membahas beberapa teknik inseminasi buatan/bayi tabung, dan mengharamkan bayi tabung dengan sperma dan/atau ovum donor . Vatikan secara resmi tahun 1987 telah mengecam keras pembuahan buatan bayi tabung, ibu titipan, dan seleksi jenis kelamin anak, karena dipandang tak bermoral dan bertentangan dengan harkat manusia.  Kemudian Kartono Muhammad, ketua IDI (Ikatan Dokter Indonesia) memberi informasi, bayi tabung pertama Indonesia yang diharapkan lahir di Indonesia sekitar bulan Mei yang akan datang ditangani oleh dokter-dokter Indonesia sendiri. Ia mengharapkan agar masyarakat indonesia bisa memahami dan menerima bayi tabung dengan syarat sel sperma dan ovum dan suami istri sendiri. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;II. Permasalahan&lt;br /&gt;Dari uraian pendahuluan di atas, maka muncullah permasalahan sebagai berikut :&lt;br /&gt;“ Bagaimana hukum bayi tabung/inseminasi buatan menurut Islam?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. Pembahasan Masalah&lt;br /&gt;Hukum bayi tabung/inseminasi buatan menurut Islam&lt;br /&gt;Kalau kita hendak mengkaji masalah bayi tabung dari segi hukum Islam, maka harus dikaji dengan memakai metode ijtihad yang lazim dipakai oleh para ahli ijtihad, agar hasil ijtihadnya sesuai dengan prinsip-prinsip dan jiwa Al-Qur`an dan sunnah yang menjadi pegangan umat Islam. Sudah tentu ulama yang melaksanakan ijtihad tentang masalah ini, memerlukan informasi yang cukup tentang teknik dan proses terjadinya bayi tabung dari cendekiawan muslim yang ahli di dalam bidang studi yang relevan dengan masalah ini, misalnya ahli kedokteran dan ahli biologi. Dengan mengkaji secara multidisipliner ini, dapat ditemukan hukumnya yang proporsional dan mendasar.  &lt;br /&gt;Bayi tabung bila dilakukan dengan sel sperma dan ovum suami istri sendiri dan tidak di transfer embrionya ke dalam rahim wanita lain termasuk istrinya sendiri yang lain (bagi suami yang berpoligami),  maka Islam membenarkan, baik dengan cara mengambil sperma suami, kemudian disuntikkan ke dalam vagina/uterus istri, maupun dengan pembuahan dilakukan di luar rahim, kemudain buahnya (vertilizer ovum) di tanam di dalam rahim istri, asal keadaan kondisi suami istri yang bersangkutan benar-benar memerlukan cara inseminasi buatan untuk memperoleh anak, karena dengan cara pembuahan alami, suami istri tidak berhasil memperoleh anak. Hal ini sesuai dengan kaidah hukum Fiqih Islam: &lt;br /&gt;اََََلحْاَجَةُ تَنْزِلُ مَنْزِلَةَ الضَّرُوْرَةِ وَالضَّرُوْرَةُ تُبِيْحُ الْمَحْضُوْرَاتِ&lt;br /&gt;“ Hajat (kebutuhan yang sangat penting itu) diperlakukan seperti dalam keadaan terpaksa (emergency). Padahal keadaan darurat atau terpaksa itu membolehkan melakukan hal-hal yang terlarang”&lt;br /&gt;Sebaliknya, kalau inseminasi buatan itu dilakukan dengan bantuan donor sperma dan atau ovum, maka diharamkan dan hukumnya sama dengan zina (prostitusi). Dan sebagai akibat hukumnya, anak hasil inseminasi tersebut tidak sah dan nasabnya hanya berhubungan dengan ibu yang melahirkannya. &lt;br /&gt;Menurut hemat penulis, dalil-dalil syar`i yang dapat menjadi landasan hukum untuk mengharamkan inseminasi buatan dengan donor ialah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Al-Qur`an Surat Al-Isra` ayat 70:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak adam Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rizki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.”&lt;br /&gt;Dan Surat At-Tiin ayat 4 :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“ Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”&lt;br /&gt;Kedua ayat tersebut menunjukkan bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk yang mempunyai kelebihan/keistimewaan sehingga melebihi makhluk Tuhan lainnya. Dan Tuhan sendiri berkenan memuliakan manusia, maka sudah seharusnya manusia bisa menghormati martabatnya sendiri dan juga menghormati martabat sesama manusia. Sebaliknya inseminasi buatan dengan donor itu pada hakikatnya merendahnya harkat manusia (human dignity) sejajar dengan hewan yang di inseminasi.&lt;br /&gt;2. Hadis Nabi&lt;br /&gt;لاَ يَحِلُّ لاِمْرِئٍ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ أَنْ يَسْقِيَ مَاءَهُ زَرْعَ غَيْرِهِ &lt;br /&gt;Tidak halal bagi seseorang yang beriman kepada Allah dan hari akhir  menyiramkan airnya (sperma) pada tanaman orang lain (vagina istri orang lain). Hadis Riwayat Abu Daud, At-tirmidzi dan hadits ini dipandang sohih oleh Ibnu Hibban. &lt;br /&gt;Dengan hadis ini para ulama mazhab sepakat mengharamkan seseorang mengawini atau melakukan hubungan seksual dengan wanita hamil dari orang lain yang mempunyai ikatan perkawinan yang sah. Tetapi mereka berbeda pendapat : apakah sah/tidak seorang pria mengawini wanita hamil dari orang lain akibat zina? Menurut mazhab Hambali, wanita tersebut tidak boleh dinikahi oleh pria yang tidak menghamilinnya sebelum lahir kandungannya. Sebab dia itu terkena iddah. Zufar Al hanafi juga sependapat dengan mazhab Hambali. Sedang mazhab syafi`i membolehkan wanita hamil tersebut dikawini oleh orang yang tidak menghamilinya tanpa harus menunggu lahir bayinya, sebab anak yang dikandungnya itu tidak ada hubungan nasab dengan pria yang berzina yang menghamili ibunya. Karena itu, adanya si janin itu sama dengan tidak ada, sehingga tidak perlu ada iddah. Sementara Abu Hanifah membolehkan juga seorang mengawini wanita hamil dari zina dengan orang lain (sah nikahnya), tetapi dengan syarat si pria yang menjadi suaminya itu untuk sementara tidak boleh melakukan hubungan seksual dengan istrinya sebelum kandungan lahir.&lt;br /&gt;Jelaslah bahwa masalah mengawini wanita hamil karena zina itu merupakan masalah ijtihadiyah dan dikalangan ulama terdapat tiga pendapat. Menurut hemat penulis, pendapat yang paling membawa masalah bagi masyarakat Islam di Indonesia ialah pendapat Abu Hanifah yang membolehkan seorang pria menikahi wanita hamil karena zina dengan pria lain yang tidak mau bertanggung jawab, dengan catatan si suami tidak boleh mensetubuhi si istri sebelum melahirkan berdasarkan pertimbangan antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Fatwa hukum Abu Hanifah telah mengandung unsur hukuman yang bersifat edukatif dan kuratif terhadap wanita pelaku zina itu.&lt;br /&gt;2. Untuk menjaga kehormatan anak yang tidak berdosa yang lahir dari hubungan yang tidak sah. Sebab semua anak lahir sebagai anak yang suci, tidak membawa dosa. Yang berdosa itu adalah pria dan wanita yang menyebabkan kelahirannya sebagai anak zina.&lt;br /&gt;3. Untuk menutup aib (cela) pada keluarga wanita itu, sebab kehamilan si wanita dan kelahiran si anak tanpa mempunyai suami atau bapak yang formal adalah sangat tercela di masyarakat, sedangkan Islam menganjurkan orang mau menutup aib orang lain.&lt;br /&gt;4. Sesuai dengan hadis nabi SAW.&lt;br /&gt;اَلاَلاَتُؤْ طَأُ الْحَبَالَى حَتَّى يَضَعْنَ وَلاَ الْخَيَالَى حَتَّى يَسْتَبْرَأْنَ بِحَيْضَةٍ&lt;br /&gt;Ingatlah! Tidak boleh disetubuhi wanita-wanita hamil, sehingga mereka melahirkan, dan tidak boleh pula disetubuhi wanita-wanita tidak hamil, sehingga jelas bersih rahimnya karena menstruasi.&lt;br /&gt;(Hadis ini disampaikan Nabi dalam kasus tawanan perang Authas). &lt;br /&gt;Menurut hemat penulis, madzhab hambali yang mengharamkan perkawinan antara wanita hamil karena zina dengan pria yang tidak menghamilinya sebelum habis iddahnya (lahir kandungannya) adalah mengandung hukuman yang cukup berat dan tidak hanya dirasakan oleh si wanita pelaku zina, melainkan juga oleh keluarganya, lebih-lebih nantinya akan dirasakan oleh anak yang tidak berdosa akibat olah ibunya. Sebaliknya hadzhab syafi`i yang membolehkan wanita hamil karena zina bisa dinikahi pria lain tanpa syarat bisa membawa dampak negatif dalam masyarakat, yakni pria dan wanita tidak merasa takut melakukan hubungan seksual diluar nikah. Sebab jika terjadi kehamilan, pria dan wanita tersebut bisa kawin atau wanita tersebut bisa kawin dengan pria lain tanpa menunggu iddah, kecuali kalau keduanya atau salah seorang dari keduanya masih terikat tali perkawinan dengan orang lain (vide UU No.1/1974 Pasal 9 jo. Pasal 3 (2) dan pasal 4).&lt;br /&gt;Pada zaman imam-imam madzhab masalah bayi tabung atau inseminasi buatan belum timbul, sehingga kita tidak memperoleh fatwa hukumnya dari mereka. Menurut hemat penulis hadis tersebut bisa menjadi dalil untuk mengharamkan inseminasi buatan dengan donor sperma dan/atau ovum, kata ma`(ماء) didalam bahasa arab juga di dalam Al-Qur`an bisa dipakai untuk pengertian air hujan atau air pada umumnya, seperti tersebut dalam surat Thaha ayat 53; dan juga bisa juga untuk pengertian benda cair atau sperma seperti pada surat An-Nur ayat 45 dan at-Thariq ayat 6. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kaidah Hukum Fiqih Islam yang Berbunyi&lt;br /&gt;دَرْءُ الْمَفَاسِدِ مُقَدَّمٌ عَلَى جَلْبِ اْلمَصَالِحِ&lt;br /&gt;“Menghindari madarat (bahaya) harus didahulukan atas mencari/menarik maslahah kebaikan.”&lt;br /&gt;Kita dapat memaklumi bahwa inseminasi buatan/bayi tabung dengan donor sperma dan atau ovum lebih mendatangkan madaratnya daripada maslahahnya. Maslahahnya adalah bisa membantu pasangan suami istri yang keduanya atau salah satunya mandul atau ada hambatan alami pada suami dan/atau istri yang menghalangi bertemunya sel sperma dengan sel telur. Misalnya karena saluran telurnya (tu ba palupii) terlalu sempit atau ejakulasinya (pancaran sperma) terlalu lemah. Namun, mafsadah inseminasi buatan/bayi tabung itu jauh lebih besar, antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Percampuran nasab, padahal Islam sangat menjaga kesucian/kehormatan kelamin dan kemurnian nasab, karena ada kaitannya dengan ke-mahram-an (siapa yang halal dan siapa  yang haram dikawini) dan kewarisan;&lt;br /&gt;b. Bertentangan dengan sunnatullah atau hukum alam;&lt;br /&gt;c. Inseminasi pada hakikatnya sama dengan prostitusi/zina, karena terjadi percampuran sperma dengan ovum tanpa perkawinan yang sah;&lt;br /&gt;d. Kehadiran anak hasil inseminasi buatan bisa menjadi sumber konflik di dalam rumah tangga, terutama bayi tabung dengan bantuan donor merupakan anak yang sangat unik yang bisa berbeda sekali bentuk dan sifat-sifat fisik dan karakter/mental si anak dengan bapak-ibunya.&lt;br /&gt;e. Anak hasil inseminasi buatan/bayi tabung yang percampuran nasabnya terselubung dan sangat dirahasiakan donornya adalah lebih jelek daripada anak adopsi yang pada umumnya diketahui asal/nasabnya.&lt;br /&gt;f. Bayi tabung lahir tanpa proses kasih sayang yang alami (natural), terutama bagi bayi tabung lewat ibu titipan yang harus menyerahkan bayinya kepada pasangan suami istri yang punya benihnya, sesuai dengan kontrak, tidak terjalin hubungan keibuan antara anak dengan ibunya secara alami (perhatikan Al-Qur`an Surat Luqman ayat 14 dan Al-Ahqaf ayat 15).&lt;br /&gt;Mengenai status/anak hasil inseminasi dengan donor sperma dan/atau ovum menurut hukum Islam adalah tidak sah dan statusnya sama dengan anak hasil prostitusi. Dan kalau kita perhatikan bunyi pasal 42 UU Perkawinan No. 1/1974: “Anak yang sah adalah anak yang dilahirkan dalam atau sebagai akibat perkawina yang sah”; maka tampaknya memberi pengertian bahwa bayi tabung/anak hasil inseminasi dengan bantuan donor dapat dipandang pula sebagai anak sah, karena ia pun lahir dalam atau sebagai akibat perkawinan yang sah. Namun, kalau kita perhatikan pasal 2 (1) tentang pengesahan perkawinan, pasal 8 tentang larangan kawin antara dua orang karena agama melarangnya, pasal 29 ayat 2 (sahnya perjanjian perkawinan), dan pasal 37 dengan penjelasannya (pengaturan harta bersama dalam perkawinan bila terjadi perceraian),  dan lagi negara kita tentunya tidak mengizinkan inseminasi buatan dengan sperma dan/atau ovum donor, karena tidak sesuai dengan Pancasila, UUD 1945 pasal 29 ayat 1, dan Bangsa Indonesia yang religius itu. Karena itu, pasal 42 UU Perkawinan No. 1/1974 harus dipahami dan diberi interpretasi tanpa lepas kaitannya dengan pasal-pasal dan ayat-ayat lainnya dan Pancasila serta UUD 1945 di atas, atau pasal 42 UU Perkawinan itu perlu diberi tambahan penjelasan sehubungan dengan adanya teknologi bayi tabung/inseminasi buatan dengan donor atau dengan transfer embrio ke rahim ibu titipan/kontrakan.&lt;br /&gt;Asumsi Menteri Kesehatan bahwa masyarakat Indonesia termasuk kalangan agama nantinya bisa menerima bayi tabung seperti halnya KB. Namun harus diingat bahwa kalangan agama bisa menerima KB karena pemerintah tidak memaksakan alat/cara yang bertentangan dengan agama, seperti sterilisasi, menstrual regulation dan abortus. Karena itu, diharapkan pemerintah hanya mau mengizinkan praktek inseminasi/bayi tabung yang tidak bertentangan dengan prinsip agama, dalam hal ini islam melarang sama sekali percampuran nasab dengan perantaraan sperma dan/atau ovum donor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. Kesimpulan dan Harapan / Penutup&lt;br /&gt;Dari uraian-uraian di atas, dapatlah disampaikan kesimpulan dan saran sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Inseminasi buatan dengan sel sperma dan ovum dari suami istri sendiri dan tidak ditransfer embrionya ke dalam rahim wanita lain (ibu titipan) diperbolehkan Islam, jika keadaan kondisi suami istri yang bersangkutan benar-benar memerlukannya (ada hajat, jadi bukan untuk kelinci percobaan atau main-main). Dan status anak hasil inseminasi semacam ini sah menurut Islam;&lt;br /&gt;2. Inseminasi buatan dengan sperma dan/atau ovum donor diharamkan (dilarang keras) islam. Hukumnya sama dengan zina dan anak yang lahir dari hasil inseminasi macam ini/bayi tabung ini statusnya sama dengan anak yang lahir di luar perkawinan yang sah; &lt;br /&gt;3. Pemerintah hendaknya melarang berdirinya Bank Nuthfah/Sperma dan Bank Ovum untuk pembuatan bayi tabung, karena selain bertentangan dengan norma agama dan moral, serta merendahkan harkat manusia sejajar dengan hewan yang diinseminasi tanpa perlu adanya perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pemerintah hendaknya hanya mengizinkan dan melayani permintaan bayi tabung dengan sel sperma dan ovum suami istri yang bersangkutan tanpa transfer ke dalam rahim wanita lain (ibu titipan), dan pemerintah hendaknya juga melarang keras dengan sanksi-sanksi hukumannya kepada dokter dan siapa saja yang melakukan inseminasi buatan pada manusia dengan sperma dan/atau ovum donor.&lt;br /&gt;Demikian makalah tentang bayi tabung/inseminasi buatan menurut hukum Islam ini, penulis mengharap semoga dengan selesainya penulisan makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis pribadi dan umumnya bagi segenap pembaca yang budiman. Amin.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAYI TABUNG/INSEMINASI BUATAN&lt;br /&gt;MENURUT HUKUM ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makalah ini dibuat untuk melengkapi tugas&lt;br /&gt;Mata Kuliah :  Sejarah Pemikiran Dalam Islam&lt;br /&gt;Dosen Pengampu : Prof. Dr. Khoruddin Nasution, MA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh :&lt;br /&gt;Nama :   Slamet, S.Ag&lt;br /&gt;NRM :   009.10.11.1254&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROGRAM PASCA SARJANA S.2&lt;br /&gt;MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM&lt;br /&gt;UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA&lt;br /&gt;SURAKARTA&lt;br /&gt;2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontrak Bayi Titipan Dianggap Sah, Kompas, 2 April 1987, Kolom 4-6, hlm.VII.&lt;br /&gt;Muhammad Thahir Badri, “Imam Jenazah Pratelan”, Panji Masyarakat, No. 514 Tahun XXVIII/1 September 1986, hlm. 20&lt;br /&gt;Fatwa Lembaga Fiqh Islam, OKI tentang Bayi Tabung”, Panji Masyarakat,No. 525 Tahun XXVIII/21 Desember 1986, hlm.34.&lt;br /&gt;Vatikan Resmi Mengecam Pembuahan Buatan”, Kompas, 12 Maret 1987, Kolom 4-9, hlm. VII&lt;br /&gt;Bayi Tabung Indonesia Pertama Lahir Mei”, Jawa Pos, 18 Maret 1987, Kolom 3-4, hlm. 1.&lt;br /&gt;Mengenai syarat-syarat melakukan ijtihad dan metode-metodenya, baca Masjfuk Zuhdi, Ijtihad dan Problematikanya Dalam Menghadapi Abad XV Hijriyah. Surabaya, Bina Ilmu, 1981, hlm. 30-31 dan 22-25.&lt;br /&gt;Mahmud Syaltut, Al-Fatwa, Cairo, Darul Qalam, n.d. hlm. 326-329.&lt;br /&gt;Al-Shun`ani, Subul al-salam, Bandung, Maktabah Dahlan, n.d. hlm. 207.&lt;br /&gt;Ali Ahmad Al-Jurjawi, Hikmah al-Tasyri` wa falsafatuh, Vol. II, Cairo, Al-Maktabah al-Yusufiyah, 1931, hlm. 32-33. Dan vide Syarif Ridha, Al-Majazah al-Nabawiyah, Muassasah al-Halabi wa Syurakauh, Cairo, 1967, hlm. 139-141.&lt;br /&gt;Maurice Bucaile, La Bible Le Coran et la Science, Terj. H.M. Rasjidi, Jakarta, Bulan Bintang, 1979, hlm. 276-277.&lt;br /&gt;Moch. Asnawi, (ed), Himpunan Peraturan dan Undang-Undang RI tentang Perrkawinan serta Peraturan Pelaksanaannya, Kudus, Menara Kudus, 1976. hlm. 2, 5, dan 8.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7919281608168813790-8553818458402276449?l=waroengtomboati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/feeds/8553818458402276449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7919281608168813790&amp;postID=8553818458402276449' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/8553818458402276449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/8553818458402276449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/2010/09/makalah.html' title='MAkalaH'/><author><name>kang aniq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16532598074403199231</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/S4QB5s1L8wI/AAAAAAAAAho/C4cc6HN3H4w/S220/n1261941696_5615.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7919281608168813790.post-4377950070379096483</id><published>2008-08-30T15:55:00.003+07:00</published><updated>2008-08-30T16:01:17.952+07:00</updated><title type='text'>Puasa asyik buat si anak</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SLkLuoB-5NI/AAAAAAAAAKA/vCaZGCZj2iA/s1600-h/trpqq.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240232537069905106" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 322px; CURSOR: hand; HEIGHT: 212px" height="196" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SLkLuoB-5NI/AAAAAAAAAKA/vCaZGCZj2iA/s200/trpqq.jpg" width="322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; Shaum (puasa) Ramadhan adalah salah satu pilar dari Rukun Islam. Maka mendidik anak untuk berpuasa Ramadhan menjadi kewajiban keislaman yang integral bagi para orang tua. Para sahabat Rasul telah mendidik putra-putri mereka yang masih kecil untuk berpuasa. Seperti yang dituturkan shahabiyah Rubayyi' binti Mu'awwiz tentang bagaimana cara mereka mendidik anak-anak mereka berpuasa Asyura (sebelum diwajibkan puasa Romadhon): "...dan kami melatih anak-anak kami yang masih kecil untuk berpuasa. Kami bawa mereka ke masjid dan kami buatkan mereka mainan dari bulu. Apabila diantara mereka ada yang merengek minta makan, maka kami bujuk dengan mainan itu terus hingga tiba waktu berbuka." (HR. Bukhari Muslim).Dari riwayat diatas, kita dapat mengetahui bahwa para sahabat memberikan perhatian yang serius dalam melatih putra-putri mereka untuk membiasakan berpuasa. Lantas apa yang dapat kita lakukan saat ini untuk meneladani tradisi sahabat tadi? Ada 10 panduan yang perlu kita perhatikan :&lt;br /&gt;1. Melakukan pengkondisian menyambut Ramadhan dengan memberi bekalan pemahaman yang memadai tentang keutamaan Ramadhan. Jika pengkondisian ini dilakukan berulang-ulang sejak sebelum Ramadhan tiba, sangat mungkin akan tumbuh niat yang kuat pada anak untuk berpuasa Ramadhan.&lt;br /&gt;2. Menyambut Ramadhan dengan keriangan dan keceriaan. Rasulullah telah menasehati Abdullah bin Mas'ud untuk menyambut Ramadhan dengan wajah yang berseri tidak cemberut. Jika kita perluas keceriaan tadi, dapat juga dengan cara memberi dekorasi yang khas pada kondisi rumah, sehingga anak semakin menyadari akan keistimewaan Ramadhan dibandingkan bulan lainnya. Hal ini akan menstimulus mereka untuk berpuasa. Dibuat sedemikian rupa sehingga bulan Ramadhan adalah hari-hari yang paling indah untuk dikenang sang anak hingga mereka remaja dan dewasa. Ini tentu akan lebih mudah tercapai jika ada peran serta masyarakat umum dan pemerintah dengan menghidupkan syiar-syiar Ramadhan di jalan raya, perkantoran, pabrik, media masa dan lain-lain.&lt;br /&gt;3. Menata jam tidur anak-anak sehingga akan mudah bergairah saat bangun sahur. Waktu sahur sebaiknya diakhirkan (kira-kira satu atau setengah jam menjelang salat subuh) sebagaimana anjuran Rasulullah. Hikmahnya antara lain agar setelah sahur tidak terlalu lama menunggu waktu subuh.&lt;br /&gt;4. Tidak meletakkan makanan, minuman dan buah-buahan secara terbuka, sehingga akan menggoda mereka untuk segera membatalkan puasanya. Makanan diletakkan pada tempat yang jauh dari perhatian mereka. Hal ini juga sepatutnya diperhatikan oleh restoran dan penjaja makanan dipinggir jalan.&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;5. Terhadap anak yang baru berlatih puasa (belum kuat dan gampang terpengaruh), sebaiknya mereka dijauhkan bermain dari anak-anak yang malas berpuasa. Dan didekatkan dengan anak-anak lainanya yang juga tekun berlatih. Ini perlu dilakukan agar mereka memperoleh rasa kebersamaan, bukan keterasingan karena puasanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;6. Melatih berpuasa dengan bertahap dan menjanjikan hadiah sebagai rangsangan. Misalnya di awali dengan izin berbuka sampai jam 10, lalu jam 12 dan seterusnya sampai akhirnya penuh sampai waktu berbuka. Hadiahnya disamping penghargaan dan pujian sebagai anak yang sabar, juga dapat diberikan hadian lain yang beraspek mendidik berupa alat-alat belajar.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;7. Stimulus dengan pahala dan surga dari Allah. Jadi hadiah materi diatas tak menutupi stimulus ganjaran Allah. "Jika kamu berpuasa, maka kamu ikut membuka pintu pahala dari Allah bagi orangtuamu yang telah mendidikmu untuk berpuasa". Anak akan senang karena sekaligus dapat berbuat sesuatu kebaikan untuk orangtuanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;8. Memberi alternatif pengisian waktu yang tepat dan positif. Baik dengan istirahat tidur di siang panas, maupun dengan alternatif permainan yang mendidik untuk melupakan mereka dengan rasa haus dan lapar yang menyengat. Sebagaimana yang telah dilakukan shahabiyah di masa Rasul. Saat ini sudah ada pesantren Ramadhan untuk anak-anak dan remaja, ini juga alternatif kegiatan yang menyenangkan bagi mereka. Atau orangtua dapat juga bersepakat dengan anak-anaknya untuk memasang target, bahwa seusai bulan Ramadhan kemampuan mereka mengaji Al Quran harus lancar dan lebih baik. Perhatian kepada Al Quran memang harus lebih besar di bulan Ramadhan, karena Al Quran diturunkan pertama kali pada bulan ini. Dapat pula orang tua membacakan kisah-kisah keteladanan Islami, atau mendengarkan kaset-kaset cerita Islami.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;9. Mengajak anak-anak untuk meramaikan syiar Ramadhan, seperti sholat tarawih berjamaah di masjid, mengaji dan mengkaji Quran, menyimak ceramah-ceramah agama, menyuruh mereka mengantar makanan ke masjid untuk orang yang berbuka puasa, lebih menggemarkan berinfak, shadaqah dan lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;10. Khusus untuk para orang tua, jika mereka menyepelekan pendidikan puasa Ramadhan bagi anak-anaknya, maka mereka harus siap bertanggung jawab kepada Allah kelak di akhirat, jika putra-putrinya kemudian melalaikan kewajiban puasa Ramadhan. Oleh karena itu mereka harus memanfaatkan semaksimal mungkin pembiasaan puasa Ramadhan bagi anak-anaknya sejak dini. Dengan perhatian yang intens dan cara-cara yang bijak, niscaya dapat menggugah kesadaran anak-anak untuk berpuasa. Kesadaran itu tentu akan merupakan tabungan ibadah bagi para orang tua yang telah mendidik mereka.Jika hal-hal di atas kita lakukan, maka Insya Allah keberkahan Romadhon akan turun ke setiap keluarga muslim.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7919281608168813790-4377950070379096483?l=waroengtomboati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/feeds/4377950070379096483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7919281608168813790&amp;postID=4377950070379096483' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/4377950070379096483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/4377950070379096483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/2008/08/puasa-asyik-buat-si-anak.html' title='Puasa asyik buat si anak'/><author><name>kang aniq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16532598074403199231</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/S4QB5s1L8wI/AAAAAAAAAho/C4cc6HN3H4w/S220/n1261941696_5615.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SLkLuoB-5NI/AAAAAAAAAKA/vCaZGCZj2iA/s72-c/trpqq.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7919281608168813790.post-7702155570204044461</id><published>2008-08-30T00:01:00.002+07:00</published><updated>2008-08-30T00:27:24.026+07:00</updated><title type='text'>Do’a Ramadhan</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SLgr15du8OI/AAAAAAAAAJ4/JkZX2KGJA-A/s1600-h/i.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239986371404165346" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 301px; CURSOR: hand; HEIGHT: 197px; TEXT-ALIGN: center" height="160" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SLgr15du8OI/AAAAAAAAAJ4/JkZX2KGJA-A/s200/i.jpg" width="242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;وقال ربكم ادعوني أستجب لكم&lt;br /&gt;“ Dan Tuhanmu berfirman: Berdo’alah kepada-Ku niscaya Aku mengabulkannya untukmu “&lt;br /&gt;( Ghafir : 41 )&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;em&gt;Do’a Ramadhan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;(Berisi do’a-do’a yang dibaca oleh para salafus-Sholih)&lt;br /&gt;Untuk Lingkungan Sendiri&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Do`a ketika datang bulan Ramadhan &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;ا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;للهم قد أظلنا شهر رمضان وحضر فسلمه لنا وسلمنا له وارزقنا فيه الجد والإجتهاد والقوة  والنشاط وأعذنا فيه&lt;br /&gt;من الفتن&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;“Ya Allah, bulan Romadlon telah menaungi kami dan telah datang, maka serahkanlah ia kepada kami dan serahkanlah kami kepadanya. Karuniailah kami kemampuan untuk berpuasa dan salat di dalamnya kesungguhan, semangat, kekuatan dan sifat rajin. Lalu lindungilah kami di dalamnya dari berbagai fitnah.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Do`a mengharap Lailatul Qodar&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;اللهم اجعلنا ممن صام الشهر, واستكمل الأجر, وأدرك ليلة القدر , وفاز بجائـزة الرب تبارك وتعالى&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“ Ya Allah, jadikan kami golongan orang-orang yang mampu melaksanakan puasa di bulan ini, menyempurnakan pahala, mendapati Lailatul Qodar dan memperoleh penghargaan dari sisi-Mu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Do`a berbuka puasa&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;اللهم لك صمت وبك آمنت وعلى رزقك  أفطرت سبحانك وبحمدك ,&lt;br /&gt; اللهم تـقبل مني , انك انت السميع العليم&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;  “Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, dengan rizki anugerah-Mu aku berbuka. Maha suci Engkau dan segala puji bagi-Mu. Ya Allah terimalah amalku, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Do`a selama bulan Romadlon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;اللهم أصلح لي ديني الذي هو عصمة أمري , واصلح لي دنياي التي فيها معاشي , واصلح لي آخرتي التي اليها معادي , واجعل  الحياة زيادة&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah perbaikilah untukku agamaku yang merupakan penjaga urusanku, dan perbaikilah untukku duniaku yang di dalamnya adalah kehidupanku, dan perbaikilah untukku akhiratku yang kepadanya aku kembali, dan jadikanlah kehidupan (ini) menambah....&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; لي في كل خير  , والموت راحة لي من كل شر. اللهم اعتق رقبتي من النار , واوسع لي من الرزق الحلال , واصرف عني فسقة الجن والإنس يا حي يا قيوم&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;untukku dalam setiap kebaikan dan kematian menghentikan dari setiap kejahatan. Ya Allah bebaskanlah aku dari (siksa) api neraka, dan lapangkanlah untukku rizki yang halal, dan palingkanlah daripadaku kefasikan jin dan manuisa, Wahai Dzat Yang Hidup Yang terus menerus mengurus makhluk-Nya&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;ربنا أتـنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.  يا حي يا قيوم&lt;br /&gt; يا ذاالجلال والإكرام&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; “ Wahai Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jagalah kami dari siksa neraka. Wahai Dzat Yang Hidup lagi terus menerus mengurus(Mahkluk-Nya) Wahai Dzat Yang memiliki keagungan dan kemulyaan”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;اللهم اني أسألك موجبات رحمتك , وعزائم مغفرتـك, والعز يمة على الرشد , والغنيمة من كل بر, والسلامة من كل إثم&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah sesungguhnya aku memohon hal-hal yang menyebabkan (turunnya) rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu keteguhan dalam kebenaran dan mendapatkan segala kebajikan, selamat dari segala dosa&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;والفوز باالجنة , والنجاة من النار .  يا حي يا قيوم&lt;br /&gt; يا ذاالجلال والإكرام&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kemenangan dengan (mendapat) surga serta selamat dari neraka. Wahai Dzat Yang Hidup lagi terus menerus mengurus (Mahkluk-Nya) Wahai Dzat Yang memiliki keagungan dan kemuliaan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;اللهم إني اسألك مفاتيح الخير وخواتمه وجوامعه وظاهره وباطنه واوله وآخره وعلانيته وسره اللهم ارحم في الدنيا غربتي&lt;/span&gt; ,&lt;br /&gt; “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu pintu-pintu kebajikan, kesudahan (hidup) dengannnya serta segala yang menghimpunnya, secara lahir batin, di awal maupun di akhirnya, secara terang-terangan maupun rahsia. Ya Allah kasihilah keterasinganku di dunia&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; وارحم في القبر وحشتي وارحم في ا لآخرة وقوفي  بين يديك , يا حي     يا قيوم يا ذاالجلال والإكرام&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;dan kasihilah kengerianku di dalam kubur serta kaishilah berdiriku di hadapan-Mu kelak di akhirat. Wahai Dzat Yang Hidup lagi terus menerus mengurus (Mahkluk-Nya) Wahai Dzat Yang memiliki keagungan dan kemulyaan”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; اللهم إني أسألك الهدى والـتـقى والعفاف والـغنى&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, `afaaf (pemeliharaan dari segala yang tidak baik) serta kecukupan”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; اللهم انك عفو تحب العفو فاعف عني&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, mencintai pengampunan maka ampunilah aku”&lt;br /&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;اللهم رحمتك أرجو, فلا تكلني إلى نفسي طرفة عين, وأصلح لي شأني كله, لاإله إلا أنت&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  “Ya Allah, aku mengharap rahmat-Mu, maka janganlah Engkau pikulkan (bebanku) kepada diriku sendiri meski hanya sekejap mata, dan perbaikilah keadaanku  seluruhnya, tidak ada Tuhan (yang berhak di sembah) selain Engkau”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;اللهم أحسن عاقبتا في الأمور كلها, وأجرنا من خز ي الدنيا وعذاب الآخرة&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  “Ya Allah, jadikanlah kebaikan sebagai akhir dari semua urusan kami, dan selamatkanlah kami dari kehinaan dunia dan siksa akhirat.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;ربنا تقبل منا إنك أنت السميع العليم , يا حي يا قيوم ياذاالجلال والإكرام وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  “ Ya Tuhan kami, terimalah (permohonan) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, Wahai Dzat Yang Maha Hidup, yang memiliki keagungan dan kemuliaan”&lt;br /&gt;semoga sholawat dan salam dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, segenap keluarga dan para sahabatnya.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;Do`a setelah shalat Witir Bulan Romadlon&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;اللهم تقبل منا صلاتنا وصيامنا وقيامنا وقراءتـنا وركوعنا وسجودنا وقعودنا وتسبـيحنا وتكبـيرنا وتهليلنا وتضرعنا&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  “Ya Allah, terimalah dari kami sholat kami, puasa kami, qiyam kami, bacaan kami, rukuk kami, sujud kami,duduk kami, tasbih kami, takbir kami, tahlil kami dan kerendahan diri kami&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size:130%;"&gt;ولا تضرب بها وجوهنا ياإله العالمين ويا خير الناصر  ين برحمتك ياارحم الراحمين.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  Dan janganlah aku Engkau pukul (tampar) wajahku dengan semua itu, Wahai Tuhan seluruh alam, Wahai Dzat sebaik-baik penolong, dengan rahmat-Mu ( aku berharap) Wahai Dzat yang lebih mengasihi dari orang-orang yang mengasihi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Do`a setelah shalat tarawih&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;اللهم اجعلنا بالإيمان كاملين. وللفرائض مؤدين. وللصلاة حافظين. وللزكاة فاعلين. ولما عندك طالبـين .&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Ya Allah. Jadikanlah kami orang yang sempurna imannya, yang bisa menjalankan kewajiban,yang memelihara sholat, menunaikan zakat, serta selalu mencari sesuatu yang ada di sisi-Mu&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size:130%;"&gt;ولعفوك راجين.وبالهدى متمسكين.وعن اللغو معرضين . وفي الدنيا زاهدين. وفي الأخرة راغبـين . وعلى البلاء صابر  ين.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;mengharap ampunan-Mu, memegang petunjuk, berpaling dari sesuatu yang tiada guna, berzuhud terhadap dunia, menyukai akhirat, serta sabar terhadap balak, &lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;وبالنعماء شاكر  ين.  وتحت لواء سيدنا محمد صلى الله عليه وسلم &lt;br /&gt;يوم القيامة سائر  ين. وإلى الحوض واردين.وفي الجنة داخلين&lt;/span&gt; .&lt;br /&gt;Mensyukuri nikmat, dan pada hari kiamat bisa berjalan di bawah panji-panji Baginda Nabi Muhammad SAW. dan kami bisa datang di telaga, masuk surga&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt; وعلى سر يرة الكرامة قاعدين. ومن حور عين متزوجين. ومن سندس وإستبرق وديباج  متلبسين.&lt;br /&gt;ومن طعام الجنة أكلين . &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;dan duduk di atas kursi kemuliaan, beristrikan bidadari yang matanya menawan,  memakai pakaian sutera yang tipis, tebal, serta pakaian yang ditenun sutera, bisa makan makanan surga&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;ومن لبن وعسل مصفى شاربين. بأكواب واباريق وكأس من معين. مع الذين انعمت عليهم من النبيـين والصديقين والشهداء والصالحين .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;minum susu dan madu yang bersih dengan gelas, kendi atau tempat lain dari sumber yang tiada henti, bersama orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, yaitu para Nabi, orang-orang yang selalu dalam kebenaran, syuhada’ dan orang- orang sholih&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;وحسن أولئك رفيقا,&lt;br /&gt; ذلك الفضل من الله وكفى بالله عليما. والحمد لله رب العالمين&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Dan mereka itu adalah    sebaik-baik teman.&lt;br /&gt;Itulah anugerah dari Allah dan cukuplah Allah mengetahui      ( pahala di akhirat ),  segala puji bagi Allah Tuhan semesta Alam &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(( ثلا ثة  لا تـرد دعوتهم , وذكر منهم الصائم حتى يفطر ))&lt;br /&gt;رواه أحمد والترمذي والنسائي وابن ماجه&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ada tiga orang yang tidak ditolak do’anya, di antaranya disebutkan yaitu orang yang berpuasa hingga ia berbuka “&lt;br /&gt;( HR.Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7919281608168813790-7702155570204044461?l=waroengtomboati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/feeds/7702155570204044461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7919281608168813790&amp;postID=7702155570204044461' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/7702155570204044461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/7702155570204044461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/2008/08/doa-ramadhan.html' title='Do’a Ramadhan'/><author><name>kang aniq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16532598074403199231</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/S4QB5s1L8wI/AAAAAAAAAho/C4cc6HN3H4w/S220/n1261941696_5615.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SLgr15du8OI/AAAAAAAAAJ4/JkZX2KGJA-A/s72-c/i.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7919281608168813790.post-4762040696508204098</id><published>2008-08-06T21:40:00.003+07:00</published><updated>2008-08-06T21:47:04.995+07:00</updated><title type='text'>RAMADLAN Wahana Penggemblengan dan Pemanasan Diri</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SJm4mjAjfEI/AAAAAAAAAJo/k30-XqRIsmA/s1600-h/the-kaba-02-500[1].jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231415414539648066" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SJm4mjAjfEI/AAAAAAAAAJo/k30-XqRIsmA/s200/the-kaba-02-500%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kita tahu genteng. Ia asalnya dari tanah liat yang diinjak-injak oleh kaki manusia. Tidak ada harganya. Namun, setelah tanah berubah menjadi genteng, ia diletakkan dibagian rumah yang paling atas, jauh di atas kepala, memberikan perlindunganpenghuni rumah dari kepanasan dan kehujanan. Nilainya begitu penting. Apa yang membuat derajat atap rumah ini terangkat? Genteng telah melalui proses penggemblengan dan pemanasan diri. Inilah sedikit Ilustrasi betapa perlunya sedikit penggemblengan, penempaaan dan pemanasan diri agar mendapatkan derajat yang lebih tingggi.&lt;br /&gt;Ramadlon berasal dari akar bahasa Arab ramadha yarmudhu ramadhan, artinya `panas membakar `. panas membakar ini berasal dari sinar matahari. Orang Arab dahulu ketika memindahkan nama-nama bulan dari bahasa lama ke bahasa Arab, mereka namakan bulan-bulan itu melalui masa panas akibat sengatan terik matahari. Apalagi bagi pejalan kaki di atas padang pasir di masa itu. Ramadhan bermakna panas membakar juga didasarkan karena perut orang-orang yang berpuasa tengah terbakar pada bulan itu akibat menahan makan minum seharian. Panas membakarnya bulan Ramadhan bisa juga berarti karena bulan Ramadhan memberikan energi untuk membakar dosa-dosa yang dilakukan manusia . (Mukhtarus Shihah: 265 dan Tartib Qumus Muhith: 390).&lt;br /&gt;Dari latar belakang ini, bulan Ramadhan yang senantiasa hadir setiap tahun pada dasarnya adalah madrasah atau wahana untuk penggemblengan dan pemanasan diri agar manusia menjadi di antara khalayak manusia (hubungan horizontal) dan baik pula dengan sang pencipta, Allah SWT. (hubungan vertical). Dikatakan penyeab manusia keluar dari fitrah yang menyebabkannya berlumuran dosa adalah menuruti hawa nafsu. Oleh karena itu, pada bulan yang mulia ini manusia dibakar, ditempa, digembleng dengan berbagai aktivitas kebajikan agar hawa nafsu tertundukkan dan lumuran dosa itu hilang.&lt;br /&gt;Hadis ini bisa diartikan secara hakiki bahwa bila bulan Ramadhan datang, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan gembong-gembong setan dibelenggu, sehingga benar-benar keberadaan bulan yang suci tersebut nyaman untuk beramal kebaikan sebanyak-banyaknya tanpa rintangan berarti. Namun, yang nyata adalah hadis ini merupakan bahasa kiasan (Kinayah). Pada bulan Ramadhan pintu-pintu surga dibuka karena jalan menuju kebaikan dibuka lebar-lebar dengan sangat mudah, lengkap dengan nilai yang berlipat ganda. Pada bulan Ramadhan pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu karena jalan menuju keburukan seakan-akan tertutup, buntu karena manusia sama berlomba-lomba beramal kebaikan. Semangat beragamanya naik. Seakan-akan tidak ada pintu yang lebar bagi setan untuk menggodanya. Sementara itu, di bulan Ramadhan kelihatan masih juga didapati kemaksiatan dan dosa di mana-mana. Hal itu karena beberapa oknum tidak memfungsikan bulan Ramadhan sebagaimana mestinya di satu sisi dan di sisi yang lain konon setan-setan kecuali gembong-gembongnya dibiarkan berkeliaran, di samping lawan (seteru) manusia itu bukan hanya setan, melainkan ada jaring hawa nafsu yang bisa dipasang setan jauh hari sebelum Ramadhan.&lt;br /&gt;Pada bulan yang istimewa ini, terdapat sekian banyak wahana yang bisa dimanfaatkan dalam rangka penggemblengan dan pemanasan diri itu. Dari yang wajib, seperti puasa dan zakat fitrah, hingga yang sunnah, seperti i`tikaf, tadarus, tarawih, sedekah, dan sebagainya. Dari yang berbentuk fisik, seperti memberi makanan berbuka kepada fakir miskin hingga yang psikis seperti sabar, tawakal, amanah, jujur, dan sebagainya. Wahana yang tersedia bermacam-macam ini sesuai dengan nama-nama bulan Ramadhan yang lain. Tinggal apakah ada kemauan untuk melakukan proses penggemblangan dengan sebaik-baiknya, santai atau justru keluar dari proses penggemblengan atas dasar kemerdekaan yang diimpikan.&lt;br /&gt;Diantara nama-nama bulan amadahan yang menunjukkan suatu pengertian dari wahana tertentu adalah sebagi berikut.&lt;br /&gt;1. Syahsus Shiyam: bulan puasa, bulan pengendalian diri dari hal-hal yang dilarang.&lt;br /&gt;2. Syahrul Qur`an: bulan yang di dalmnya diturunkan Al-Qur`an.&lt;br /&gt;3. Syahrul Mubarok: bulan yang penuh keberkahan. Rezeki orang mukmin meningkat dan lancar. Amal-amal kebakan dinilai berlipat ganda.&lt;br /&gt;4. Syahrul A`laa`: bulan yang penuh kenikmatan.&lt;br /&gt;5. Syahrut Tilawah: bulzn membaca Al-Qur`an atau bulan menekuni diri untuk memahami makana Al-Qur`an.&lt;br /&gt;6. Syahrus Shabri: bulan kesabaran.&lt;br /&gt;7. Syahrur Rahmah: bulan kasih sayang. Limpahan kasih sayang Allah SWT. Yang amat banyak kepada kita. Sebagai kompensasinya kita harus menampakkan kasih sayang kepada sesama makhluk-Nya.&lt;br /&gt;8. Syahrul Muwasah: bulan kedermawanan atau bulan social.&lt;br /&gt;9. Syahrun Najah: bulan keselamatan dari azab neraka.&lt;br /&gt;10. Syahrul Jud: bulan bermurah tangn, memberi bantuan kepada fakir miskin.&lt;br /&gt;Adanya sekian banyak wahana penggemblengan dan pemanasan diri tersebut kiranya bisa memberikan energi yang sangat kuat untuk ekal memompa dan melecut semangat diri dalam pengabdian hidup secara sukses sehingga menjelang bulan Ramadhan berikutnya. Selama nilai dan bobot kebaikan Ramdhan terus dibawa dalam menjalani hidupsehari-hari pada sebelas bulan berikutnya, dengan tetap memlihara performance standar sebagai seorang muslim, yaitu tidamelakukan dosa-dosa besar. Jika demikian dari hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan dan dari tahun ke tahun, kualitas diri kita akan kian meningkat seiring dengan kemauan kita menempa diri dan mengaktualisasikan hasil penempaan itu di dalam kehidupan sehari-hari. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7919281608168813790-4762040696508204098?l=waroengtomboati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/feeds/4762040696508204098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7919281608168813790&amp;postID=4762040696508204098' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/4762040696508204098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/4762040696508204098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/2008/08/wahana-penggemblengan-dan-pemanasan.html' title='RAMADLAN Wahana Penggemblengan dan Pemanasan Diri'/><author><name>kang aniq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16532598074403199231</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/S4QB5s1L8wI/AAAAAAAAAho/C4cc6HN3H4w/S220/n1261941696_5615.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SJm4mjAjfEI/AAAAAAAAAJo/k30-XqRIsmA/s72-c/the-kaba-02-500%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7919281608168813790.post-225927444608748600</id><published>2008-06-27T18:25:00.004+07:00</published><updated>2008-06-28T00:36:06.475+07:00</updated><title type='text'>Kiat memilih sekolah yang tepat bagi anak</title><content type='html'>&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216525978846601282" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 279px; CURSOR: hand; HEIGHT: 212px; TEXT-ALIGN: center" height="181" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SGTSvUq_oEI/AAAAAAAAAIw/M_v7rRrbWQk/s200/%D8%A9%D8%AB%D8%A9%D9%87%D9%85%D9%87%D8%A7+%D8%B3%D8%AB%D9%86%D8%AE%D9%85%D8%B4%D8%A7.jpg" width="245" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dalam angka mencarikan tempat mencai ilmu bagi putra -putri kita adalah suatu yang wajar dan pasti dilakukan oleh setiap orang tua. berbagai sumber untuk mendapatkan sekolah yang terbaik bagi-anak kita dalah suatu keharusan agar anak kita menjadi anak yang berguna kelak.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;pembaca yang budiman &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nabi ibrahim adalah seorang yang sukses dalam mendidik anak hingga keturunannya menjadi orang yang berguna dan disegani oleh siapapun. maka tidak ada slahnya jika menggunakan metodenya untuk mendsapatkan sekolah yang terbaik pada putra-putri kita.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;konsep nabi ibrahim AS tertuang di dalam ayat 37 surat ibrahim &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ya Tuhan kami, Sesungguhnya Aku Telah menempatkan sebahagian keturunanku di &lt;strong&gt;&lt;em&gt;lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; di dekat &lt;strong&gt;&lt;em&gt;rumah Engkau&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (Baitullah) yang dihormati, Ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka &lt;strong&gt;&lt;em&gt;mendirikan shalat&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, Mudah-mudahan mereka bersyukur. ( QS.Ibrahim :37)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ada tiga kata kunci yang digunakan oleh nabi Ibrahim AS yaitu &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;1. lembah yang tandus&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sebagai umat islam hendaknya jika mencarikan tempat bagi anak-anak kita yang seperti nabi ibrahim yaitu tandus berarti &lt;strong&gt;&lt;em&gt;minim fasilitas&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;  kondisi itu menjadikan anak kita terlatih menjadi anak yang mandiri dan cerdas karena terus berusaha &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;2. dekat rumah engkau &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;satu hal yang  sering kita lupakan adalah ini,  yaitu mencarikan tempat yang dekat dengan tempat ibadah, sering diantara kita mengejar sekolah favorit tetapi tidak berusaha mengejar sekolah yang mengharuskan  siswanya berjamaah. Hendakanya ketika kita mendaftarkan anak kita yang pertama kali kita tanyakan adalah : mushollanya di mana ? kegiatan ibadahnya siswa di sini bagaimana ?  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;3. mendirikan solat&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sungguh sebuah setiap orang tua, mempunyai anak yang  tidak sekedar melaksanakan solat tetapi mendirikan solat , mengapa jika anak kita bisa mendirikan solat ..... cukuplah jika anak mempunyai sikap seperti al fatihah dalam kehidupannya. pasti tidak  ada anak yang tidak menyenangkan bagi orang tuanya di dumia dan akhirat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;maka hendaknya jika kita mencarikan sekolah bagi anak-anak kita tanyakanlah pada lembaga tersebut : siswa di sini jamaahnya bagaimana ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sudahkah kita memperhatikan konsep nabi ibrahim ini.... ? ( wallahu a'lam )&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7919281608168813790-225927444608748600?l=waroengtomboati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/feeds/225927444608748600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7919281608168813790&amp;postID=225927444608748600' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/225927444608748600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/225927444608748600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/2008/06/kiat-memilih-sekolah-yang-tepat-bagi.html' title='Kiat memilih sekolah yang tepat bagi anak'/><author><name>kang aniq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16532598074403199231</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/S4QB5s1L8wI/AAAAAAAAAho/C4cc6HN3H4w/S220/n1261941696_5615.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SGTSvUq_oEI/AAAAAAAAAIw/M_v7rRrbWQk/s72-c/%D8%A9%D8%AB%D8%A9%D9%87%D9%85%D9%87%D8%A7+%D8%B3%D8%AB%D9%86%D8%AE%D9%85%D8%B4%D8%A7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7919281608168813790.post-4239220681286909688</id><published>2008-05-09T20:41:00.000+07:00</published><updated>2008-05-09T20:43:23.027+07:00</updated><title type='text'>WADHIFAH SUGHRA</title><content type='html'>&lt;div align="right"&gt;أعوذ بالله من الشيطان الرجيم&lt;br /&gt;بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله رب العالمين الرحمن الرحيم مالك يوم الدين إياك نعبد وإياك نستعين إهدناالصراط المستقيم صراط الذين أنعمت عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضالين&lt;br /&gt;بسم الله الرحمن الرحيم الم ذلك الكتاب لا ريب فيه هدى للمتقين الذين يؤمنون بالغيب ويقيمون الصلوة ومما رزقناهم ينفقون والذين يؤمنون بماأنزل إليك وما أنزل من قبلك وبالآخرة هم يوقنون  أولئك على هدى من ربهم وألئك هم المفلحون&lt;br /&gt;الله لاإله إلاهو الحي القيوم لاتأخذه سنة ولانوم له مافي السموت وما في الأرض من ذاالذي يشفع عنده إلابإذنه يعلم ما بين أيديهم وماخلفهم ولايحيطون بشيء من علمه إلابماشاء وسع كرسيه السموات والأرض ولايؤده حفظهما وهو العلي العظيم&lt;br /&gt; لا إكراه في الدين قد تبين الرشد من الغي فمن يكفر بالطاغوت ويؤمن بالله فقد استمسك بالعروة الوثقى لاانفصام لها والله سميع عليم الله ولي الذين آمنوا يخرجهم من الظلمات إلى النور والذين كفروا أولياؤهم الطاغوت يخرجهم من النور إلى الظلمات أولئك أصحب النار هم فيها خالدون&lt;br /&gt;لله ما في السموات وما في الأرض وإن تبدوا ما في أنفسكم أو تخفوه يحاسبكم به الله يغفر لمن يشاء ويعذب من يشاء والله على كل شيء قدير امن الرسول بما أنزل إليه من ربه والمؤمنون كل أمن بالله وملئكته وكتبه ورسله لانفرق بين أحد من رسله وقالوا سمعنا وأطعنا غفرانك ربنا وإليك المصير لايكلف الله نفسا إلاوسعها لها ما كسبت ةعليها ما اكتسبت ربنا لا تؤاخذنا إن نسينا أوأخطئنا ربنا ولاتحمل علينا إصرا كما حملته على الذين من قبلنا ربنا ولا تحملنا ما لا طا قة لنا به واعف عنا واغفر لنا وارخمنا أنت مولينا فانصرنا على القوم القوم الكفرين   البقرة&lt;br /&gt;بسم الله الرحمن الرحيم قل هوالله أحد الله الصمد لم يلد ولم يو لد ولم يكن له كفوا أحد × 3&lt;br /&gt;بسم الله الرحمن الرحيم قل أعوذ برب الفلق من شر ما خلق ومن شر غاسق إذا وقب ومن شر النفثت في العقد ومن شر حاسد إذاحسد × 3&lt;br /&gt;بسم الله الرحمن الرحيم قل أعوذ برب الناس ملك الناس إله الناس من شر الوسواس الخناس الذي يوسوس في صدور الناس من الجنة والناس   × 3&lt;br /&gt;اصبحنا وأصبح الملك لله والحمد لله لاشريك له لاإله الا هو واليه النشور × 3&lt;br /&gt;أصبحنا على  فطرة الإسلام وكلمة الإخلاص وعلى دين نبينا محمد صلى الله عليه وسلم وعلى ملة أبينا إبراهيم حنيفا وما كان من المشركين  × 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللهم إني أصبحت منك في نعمة وعافية وستر , فأتم علي نعمتك وعافيتك وسترك في الدنيا والآخرة × 3&lt;br /&gt;اللهم مااصبح بي من نعمة اوباحد من خلقك فمنك وحدك لاشريك لك, فلك الحمد ولك الشكر. 3 ×&lt;br /&gt;يا رب لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك وعظيم سلطانك 3  ×&lt;br /&gt;رضيت بالله ربا وبالإسلام دينا وبمحمد نبييا ورسولا   3  ×&lt;br /&gt;سبحان الله وبحمده  عدد خلقه  ورضا نفسه  وزنة  عرشه  ومداد كلماته  3  ×&lt;br /&gt;بسم الله الذي لايضر مع اسمه شيئ فى الارض ولا فى السماء وهو السميع العليم × 3&lt;br /&gt;اللهم انا نعوذبك من ان نشرك بك شيئا نعلمه ونستغفرك لمالانعلمه   × 3&lt;br /&gt;اعوذبكلمات الله التامات من شر ماخلق × 3&lt;br /&gt;اللهم اني اعوذبك من الهم والحزن واعوذبك من العجز والكسل واعوذبك من الجبن والبخل واعوذبك من غلبة الدين وقهر الرجال  × 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللهم عافني في بدني ,اللهم عافني فى سمعي , اللهم عافني في بصري   × 3&lt;br /&gt;اللهم اني اعوذبك من الكفر والفقر , اللهم اني اعوذبك من عذاب القبر , لآ اله الاانت  × 3&lt;br /&gt;اللهم  انت ربي لااله الاانت خلقتني وانا عبدك واناعلى عهدك ووعدك مااستطعت اعوذبك من شرما صنعت ابوءلك بنعمتك علي وابوء بذنبي فاغفرلي فانه لايغفر الذنوب الا انت × 3&lt;br /&gt;استغفر الله الذي لااله الاهو الحي القيوم واتوب اليه   × 3&lt;br /&gt;اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد كماصليت على سيدنا ابراهيم وعلى  ال سيدنا ابراهيم وبارك  على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد كماباركت  على سيدنا ابراهيم وعلى  ال سيدنا ابراهيم فى العالمين انك حميد مجيد × 3&lt;br /&gt;سبحان الله والحمد لله والحمد لله ولااله الاالله والله اكبر× 100&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاإله الاالله وحده لاشريك له, له  الماك وله الحمدوهوعلى كل شئ قدير × 10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سبحانك اللهم وبحمدك اشهدان لااله الاانت استغفرك واتوب اليك × 3&lt;br /&gt;اللهم صل على سيدنامحمد عبدك ونبيك ورسولك النبي الامي وعلى اله وصحبه وسلم تسليما عد د مااحاط به علمك, وخط به قلمك واحصاه كتابك, وارض اللهم عن ساداتناابي بكر وعمر وعثمان وعلي , وعن الصحابة اجمعين, ةعن التابعين وتابعيهم باحسان الى يوم الدين . سبحان ربك رب العزة عما يصفون وسلام علىالمرسلين والحمدل الله رب العالمين.&lt;br /&gt;قل اللهم ملك الملك تؤتىالملك من تشاء وتنزع الك من من تشاء وتعز من تشاء وتذل من تشاء بيدك الخير انك على كل شئ قدير.تولج اليل فى النهارفى اليل وتخرج الحي من الميت وتخرج الميت من الحي وترزق من تشاء بغير حساب.&lt;br /&gt;اللهم ان هذااقبال ليلك وادبارنهارك واصوات دعاتك فاغفرلي.&lt;br /&gt;اللهم انك تعلم ان هذه القلوب قدجتمعت على محبتك والقت على طاعتك وتوحدت على دعوتك وتعاهدت على نصرة شريعتك فوثق اللهم رابطتها وادم ودهاواهدها سباهاواملأها بنورك الذي لايخبو واشرح صدورها بفيض الايمان بك وجميل التوكل عليك واحيها بمعرفتك وامتهاعلى  الشهادة في سبيلك انك نعم المولى ونعم النصير, اللهم امين.وصل اللهم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7919281608168813790-4239220681286909688?l=waroengtomboati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/feeds/4239220681286909688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7919281608168813790&amp;postID=4239220681286909688' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/4239220681286909688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/4239220681286909688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/2008/05/wadhifah-sughra.html' title='WADHIFAH SUGHRA'/><author><name>kang aniq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16532598074403199231</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/S4QB5s1L8wI/AAAAAAAAAho/C4cc6HN3H4w/S220/n1261941696_5615.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7919281608168813790.post-6405425616476261267</id><published>2008-05-03T00:53:00.000+07:00</published><updated>2008-05-07T21:27:17.806+07:00</updated><title type='text'>Sabar dan Syukur</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SCG8EnOdmQI/AAAAAAAAABY/v1itTuUqBMw/s1600-h/DIRTPL~1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197642232397404418" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SCG8EnOdmQI/AAAAAAAAABY/v1itTuUqBMw/s320/DIRTPL~1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketahuilah bahwa keimanan itu ada dua bagian, satu bagian adalah sabar dan sebagian lain adalah syukur, berdasarkan yang terdapat dalam hadits dan atsar.&lt;br /&gt;Mengenai pujian terhadap ke-sabaran ALLAH Swt berfirman;&lt;br /&gt;“Dan kami jadikan diantara mereka itu pemimpin pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka bersabar,.&lt;br /&gt;( QS As-Sajadah :24).&lt;br /&gt;Dan telah sempurnalah perka-taan Tuhanmu yang baik (sebagai janji ) untuk bani Israil disebabkan kesabaran mereka . (QS Al-A’rof : 137)&lt;br /&gt;Hakikat Kesabaran&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa kesabaran tersusun dari ilmu, keadaan,dan perbuatan.Ilmu di dalam hal itu adalah seperti pohon, keadaan seperti ranting,&lt;br /&gt;dan perbuatan seperti buah. Maka eng-kau mengetahui bahwa kemashlahatan agama terletak pada kesabaran. Hal itu mewariskan kekuatan dan panggilan yang menuntut kesabaran.&lt;br /&gt;Hal itu yang dilakukan baik karena ibadah maupun pemenuhan syahwat. Da-lam seluruh ihwalnya, itu memerlukan su-atu jenis kesabaran. Sehingga dalam ke-bolehannya tidak melewati batas kese-imbangan hingga melampaui batas. Kesabaran karena ibadah adalah menge-tahui bahwa ia bersabarbeberapa hari dan kemudian sebagi imbalannya ia akan memperoleh kebahagiaan untutk selama-lamanya. Hal itu memerlukan kesabaran dari penyebaran dan perusakannya oleh riya’. Kebanyakan sabar adalah keha-rusan menahan diri dari syahwat dan ter-lepas dari pengaruhnya sebagaimana te-lah disebutkan. Diantara yang mengha-ruskan kita bersabar adalah jika seseo-rang menuduh kita berbuat kejahatan, dengan perkataan atau perbuatan. Se-bagian sahabat r.a berkata : Kami tidak menganggap keimanan seseorang se-bagi suatu keimanan jika ia belum dapat bersabar terhadap gangguan. “ Allah SWT berfirman ...dan jika kami bersung-guh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan- gangguan yang kami laku-kan kepada kami. Dan hanya kepada Allah orang-orang yang bertawakkal itu berserah diri (QS. Ibrahim : 12 ) Kesabaran itu kadang-kadang terhadap satu perbuatan dan kecenderungannya, dan kadang-kadang pula terhadap bala-sannya. Di dalam keduannya terdapat kesempurnaan iman.&lt;br /&gt;Bagian lain, musibah-musibah yang muncul bukan karena ikhtiyar, se-perti sakit hilangnya penglihatan, cacat anggota tubuh dan kematian orang yang dicintai. Ibnu Abbas ra. Berkata “ Kesa-baran di dalam Al-Qur’an ada tiga aspek yaitu kesabaran dalam menjalankan fardlu-fardlu kepada Allah SWT, maka ini memiliki tiga ratus derajat, kesabaran dalm menjauhi larangan-larangan Allah SWT, dan ini memiliki enam ratus dera-jat dan kesabaran terhadap musibah-musibah ketika pertama kali menimpa, dan ini memiliki sembilan ratus derajat,&lt;br /&gt;Ada yang mengatakn bahwa kesabaran yang baik adalah jika suatu musibah tidak tampak dari orang yang tertimpa-nya. Kita tidak mungkin sampai pada tingkatan ini kecuali dengan banyak latihan dalam jangka waktu lama.Wallahu A’lam&lt;br /&gt;Adapun mengenai keutamaan syukur, Allah SWT menghubungkan dengan dzikir, Allah SWT berfirman :&lt;br /&gt;Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar keutamaan-nya dari ibadat-ibadat yang lain ( QS.Al Ankabut : 45 )&lt;br /&gt;Karena itu ingatlah kepadaKu, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyu-kurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)Ku ( QS Al Baqarah : 22 )&lt;br /&gt;Di antara hadits Nabi adalah sabda Rasu-lullah SAW&lt;br /&gt;“ Orang makan yang bersyukur, kedudu-kannya sama dengan orang puasa yang bersabar “&lt;br /&gt;Syukur adalah menyadari bahwa tidak ada yang memberi kenikmatan kecuali Allah SWT. Kemudian apa bila engkau mengetahui perincian kenikmatan Allah kepadamu dalam anggota tubuh, jasad dan ruhmu, serta seluruh yang engkau perlukan dari urusan-urusan penghidu-panmu, muncullah di dalam hatimu rasa senang kepada Allah dan kenikmatan-Nya serta anugerah-Nya atas dirimu. Kemudian, karenanya engkau bnyak ber-amal. Syukur itu adalah dengan hati, lisan anggota-anggota tubuh lainnya.&lt;br /&gt;Syukur dengan hati adalah eng-kau menyembunyikan kebaikan dari selu-ruh makhluk dan senantiasa menghadir-kannya dalam dzikir kepada Allah SWT, bukan melalaikannya.&lt;br /&gt;Syukur dengan lisan adalah eng-kau menampakkannya dengan pujian-puji-an yang ditujukan padaNya.&lt;br /&gt;Adapun dengan anggota tubuh yang lain adalah dengan menggunakan kenikmatan-kenikmatan Allah SWT di da-lam ketaatan kepada-Nya dan merasa ta-kut untuk menggunakannya dalam kemak-siatan. Mensyukuri kenikmatan mata ada-lah engkau menutupi seluruh aib yang engkau lihat dari kaum Muslim. Engkau tidak menggunakan untuk melihat dalam kemaksiatan.mensykuri kenikmatan teli-nga adalah engkau menutupi aib-iab yang engkau dengar, dan tidak menggunakan-nya untuk mendengar kecuali yang dibo-lehkan.&lt;br /&gt;Rasulullah Saw bertanya kepada seseorang, “Bagaimana keadaanmu pada pagi hari ini ?” Orang itu menja-wab,”Dalam keadaan baik.”Rasulullah Saw mengulang pertanyaannya. Maka orang itu pun memberikan jawaban yang sama. Sehingga pada ketiga kali-nya, orang itu menjawab,”Dalam keada-an baik, aku memuji Allah Swt dan bersyukur kepadanya.” Maka Rasulullah Saw bersabda,” Itulah yang aku ingin-kan darimu.”&lt;br /&gt;Jika setiap orang ditanya me-ngenai suatu hal, ia berada diantara bersyukur sehingga menjadi orang yang taat dan mengadu sehingga ia menjadi orang yang berbuat maksiat.&lt;br /&gt;Jika ada orang yang berta-nya,”Apa makna syukur? Padahal syu-kur adalah kenikmatan sempurna dari Allah Swt.” Maka kami jawab,” Perta-nyaan ini yang terjadi pada ihwal Dawud a.s. dan Musa a.s. Musa a.s berta-nya,”Bagaimana aku bersyukur kepada-Mu ? Sedangkan aku tidak mampu un-tuk bersyukur kepada-Mu kecuali de-ngan kenikmatan yang bersumber dari kenikmatan-kenikmatan-Mu.”Maka Allah Swt menurunkan wahyu kepadanya. `Jika engkau telah mengetahui hal ini, maka itu berarti engkau telah bersyukur kepada-Ku.”&lt;br /&gt;Di dalam hadis lain disebutkan, ”Apabila engkau mengetahuibahwa ke-nikmatan itu dari-Ku, maka Aku rela ke-padamu hal itu sebagai suatu syukur darimu.”&lt;br /&gt;Jika engkau katakana,”aku be-lum memahami jawaban ini,”maka ilmu pun merupakan kenikmatan lain dari-Nya. Ketahuilah bahwa ini merupakan cabang dari bab “Tauhid dan Tawa-kkal”.yaitu, bahwa Dia adalah yang ber-syukur, yang disyukuri, yang mencintai dan yang dicintai. Tidak ada sesuatu yang lain di dalam wujud ini selain Allah. Segala sesuatu pasti akan binasa kecu-ali diri-Nya, dan ini merupakan kebenaran azali dan abadi, karena tidak ada dalam wujud ini selain Allah. Dia berdiri dengan Dzat-Nya. Maka dia mengatur segala urusan dengan Dzat-Nya.&lt;br /&gt;Segala sesuatu selain-Nya adalah berdiri dengan pertolongan-Nya. Maka dia adalah yang Maha Berdiri sendiri dan Maha hidup. Jadi, tidak ada dalam wujud ini selain yang Maha Berdiri sendiri dan Maha Hidup. Dia adalah yang bersyukur, yang disyukuri, yang mencintai dan yang dicintai.&lt;br /&gt;Dari sinilah, Habib bin Habib, keti-ka membaca firman Allah Swt.,”Se-sungguhnya kami dapati dia (Ayyub) se-orang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya) (QS Shad [38]:44), ia berkata,” Aduhai, betapa agungnya. Dia memberi dan memuji. Ini menunjukkan bahwa jika Dia memuji pemberian-Nya, Dia memuji diri-Nya. Maka Dia yang me-muji yang dipuji.”&lt;br /&gt;Dari sini syaikh Abu Sa`id Al-Mayhani, ketika dibacakan di hadapan-nya,...yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya (QS Al-Maidah [53]:54), ia berkata,”Demi umurku, Dia mencintai mereka. Biarkanlah dia men-cintai mereka. Maka dengan kebenaran dia mencintai mereka, karena dia hanya mencintai mereka untuk diri-Nya. Ia mengisyaratkan bahwa Dia adalah yang mencintai dan yang dicintai.” Ini meru-pakan tingkatan paling tinggi yang tidak akan tergapai oleh pemahamanmu kecuali sekadar kemampuan akalmu.&lt;br /&gt;Hal itu tidak tertutup bagimu, bahwa kalau pengarang mencintai karya-nya, ia mencintai dirinya. Kalau pencipta menyukai ciptaannya, maka ia mencintai dirinya. Kalau orang tua mencintai anak-nya dalam hal ia sebagai anaknya, maka ia mencintai dirinya. Tidak ada di dalam wujud ini selain Allah Swt. jika karya dan ciptaan Dia cintai, maka Dia tidak mencintai selain diri-Nya. Ini pandangan dalam kacamata tauhid.&lt;br /&gt;Hal itu ditunjukkan dengan per-kataan para sufi, merka berkata,”Ia fana dari dirinya dan selainnya, maka ia tidak melihat selain Allah.” Orang-orang tidak memahami hal ini, lalu menolak mere-ka. Mereka mengatakan,”Bagaiman bisa fana, padahal bayangan badannya tetap sebagimana adanya. Sepanjang siang dan malam ia makan berkilo-kilo maka-nan.” Mereka menertawaknanya karena ketidak tahuan mereka sendiri. Merka menrtawakan orang-orang bijak (`arif) karena kebodohan mereka sendiri, dan syarat bagi orang-orang arif adalan menjadi tertawaan orang-orang bodoh. Hal itu ditunjukkan dengan firman Allah Swt., Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang dahulu-nya (di dunia) menrtawakan orang-orang yang beriman (QS Al-Muthaffifin [83]:29). Sampai pada firman-Nya, Maka pada hari ini orang-orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir (QS Al-Muthaffifin [83]:34.Kita kembali pada pembahasan semula. Kami katakan bahwa syukur adalah menggunakan kenikmatan pada jalan yang Allah ciptakan baginya..Allah Mahatahu yang benar, dan kepada-Nya tempat kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.hariansantri.blogspot.com/"&gt;http://www.hariansantri.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7919281608168813790-6405425616476261267?l=waroengtomboati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/feeds/6405425616476261267/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7919281608168813790&amp;postID=6405425616476261267' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/6405425616476261267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/6405425616476261267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/2008/05/sabar-dan-syukur.html' title='Sabar dan Syukur'/><author><name>kang aniq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16532598074403199231</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/S4QB5s1L8wI/AAAAAAAAAho/C4cc6HN3H4w/S220/n1261941696_5615.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SCG8EnOdmQI/AAAAAAAAABY/v1itTuUqBMw/s72-c/DIRTPL~1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7919281608168813790.post-5415104039812078116</id><published>2008-05-02T22:48:00.000+07:00</published><updated>2008-05-07T22:30:03.215+07:00</updated><title type='text'>Ketenangan adalah kekuatan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SCHKzXOdmSI/AAAAAAAAABo/tGWOYlv33z8/s1600-h/kuat.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197658428719077666" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SCHKzXOdmSI/AAAAAAAAABo/tGWOYlv33z8/s320/kuat.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;ان الله يضل من يشاء ويهدي اليه من اناب (27) الذين امنوا وتطمئن قلوبهم بذكرالله, الا بذكر الله تطمئن القلوب&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;&lt;strong&gt;(&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;28&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk orang-orang yang taubat kepada-Nya. Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah. Sadarilah hanya dengan mengingat Allah hati akan tenang. (Ar-Ra’d: 27-28).&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;Ayat di atas dipetik dari surat Ar-Ra’d yang berarti guruh. Disebut surat Ar-Ra’d karena ada bagian yang menying-gung tentang guruh, yakni pada ayat ke-13 yang berbunyi, Dan guruh itu bertas-bih sambil memuji Allah. Ayat ini mem-beri pelajaran kepada manusia bahwa guruh pun bertasbih, apalagi semes-tinya manusia Sedangkan ayat ke-27 dan 28 yang tertera di atas menjelaskan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala (SWT) akan memberi petunjuk dan bimbingan kepa-da orang-orang yang bertaubat kepada-Nya. Artinya, orang-orang yang sadar lalu kembali ke jalan Allah; orang-orang yang telah menyesali perbuatan-per-buatan tercela yang pernah dilaku-kannya. Dijelaskan dalam ayat ke-28 bahwa, “Yaitu orang-orang yang beriman.”&lt;br /&gt;Artinya, dengan bertaubat itu berarti kembali memasuki kancah keberimanan atau kembali melakukan kewajiban-kewajiban sebagai orang beriman. Hal tersebut dibuktikan dengan banyak mengingat Allah sehingga tidak mudah lagi terpeleset dari jalan petunjuk. Dalam keadaan demikian itu, jiwanya menjadi tenang dan tenteram, karena memang ada jaminan dalam lanjutan ayat itu bahwa, “Dengan banyak mengingat Allah hati akan tenteram.” Orang yang telah melalui proses ini-yaitu menyongsong gerbang taubat dan memasuki istana iman-lalu memanfaatkan kondisi tersebut untuk selalu mengingat Allah, maka itulah orang yang telah mendapat kebahagiaan yang tiada ban-dingannya. Apalagi dalam kondisi seperti sekarang ini, ketenangan jiwa sungguh sangat mahal harganya. Bukankah di sekitar kita sekarang penuh dengan hal-hal yang memproduksi kegelisahan, kecemasan, keputusasaan, keraguan, du-ka cita, dan lain sebagainya? Kalau kita tidak memiliki ketenangan jiwa, tidak memiliki pegangan kuat, dan tidak mempunyai pandangan, niscaya mudah terombang-ambing. Ketenangan jiwa membuat orang dapat hidup tenang. Inilah yang sangat diperlukan pada situasi seperti seka-rang, di tengah-tengah gelombang kehi-dupan yang serba tidak menentu. Apalagi bagi seorang pemimpin yang bercita-cita mewujudkan kecerah-ceria-an masa depan bagi negeri yang se-dang terpuruk ini. Hanya orang yang memiliki ketenangan jiwa yang dibalut oleh iman dan dzikrullah yang dapat berpikir tenang; berpandangan jitu, dan mampu membuat program yang menge-nai sasaran untuk kepentingan manusia dan kemanusiaan.Sekarang ini kita bukannya miskin manusia intelek, tetapi ibu-ibu di negeri ini tidak subur rahimnya untuk melahir-kan insan-insan yang memiliki jiwa dan pikiran tenang. Yaitu insan yang tidak terkontaminasi dengan virus kegeli-sahan, kecemasan, keputusasaan, dan keraguan. Hendaknya secuil ketenangan jiwa yang telah kita peroleh bisa senantiasa dipelihara, kita pupuk dengan shalat, puasa, baik yang fardhu atau yang sunnah, infaq, dzikir, dan tadabbur (telaah) Al-Qur'an. Insya Allah semua itu akan menghidupkan hati, menenangkan jiwa, membuka pikiran, dan meluruskan langkah. Lebih jauh dari itu, akan me-ngantar kita agar dapat terhindar dari kesulitan di akhirat, yang sekaligus akan mempermudah kita dalam urusan dunia. Sekarang ini kita tidak mengharapkan lahirnya pakar manajemen yang telah menghabiskan separoh umurnya belajar dari satu negara ke negara yang lain, namun kering dari nilai-nilai wahyu. Tapi yang diharapkan adalah yang tercerah-kan dengan wahyu dan kaya dengan bahan perbandingan Kita bisa belajar dari sejarah. Kaisar Romawi, Heraclius, beberapa saat setelah pasukannya dipukul mundur oleh tentara Muslim, dia bertanya kepada pembesar-pembesarnya, “Kabarkanlah kepadaku tentang kaum Muslimin yang memerangi kalian itu. Bukankah mereka juga manusia seperti kalian?”Pembesarnya menjawab, “Benar.”Kaisar bertanya lagi, “Lalu mana yang lebih banyak jumlahnya, kalian atau mereka?”Para pembesar menjawab, “Jumlah kami lebih banyak.”-Kaisar melanjutkan pertanyaannya, “Kenapa kalian bisa kalah?”Seorang tua di kalangan pembesar menjawab, “Karena tentara Islam shalat di malam hari dan berpuasa di siang hari, mereka menepati janji, melaksanakan amar ma'ruf dan nahi munkar, saling membagi, tidak saling mementingkan diri. Yang menyebabkan kita kalah karena kita gemar minum khamr, berzina, suka melakukan yang haram, terbiasa melanggar janji, mudah marah, berbuat zhalim, memerintah dengan kekerasan, mencegah dari hal yang diridhai Allah, dan kita banyak berbuat kerusakan di muka bumi ini.”-Kaisar Heraclius berkata, “Lewat kete-ranganmu ini membuat aku yakin bahwa kita memang pantas dikalahkan oleh mereka, dan mereka akan merebut dan menguasai tempat berpijak kedua telapak kakiku ini.”Kita dapat melihat bahwa kemenangan yang dicapai ummat Islam bukan hanya dengan mengandalkan persenjataan yang lengkap dan jumlah personil yang banyak, tapi terletak pada ketaatan dan kepatuhan berpegang teguh pada ajaran yang di-anutnya. Dalam kondisi genting pun tetap menjaga moral dan mematuhi norma-norma yang telah digariskan untuknya. Mereka memiliki ketenangan jiwa dan pikiran jernih, baik panglima perangnya ataupun perajurit-prajuritnya. Mereka mampu menahan diri melihat lawannya berpesta khamar dan melampiaskan nafsu seksnya. Kaum Muslimin sadar bahwa dalam ketenangan dan pengen-dalian dirilah terletak potensi maha raksasa untuk mencapai kemenangan. Wallahu a’lam.---------------&lt;br /&gt;Menciptakan ketenangan diantara sesama&lt;br /&gt;Kata-kata adalah nutrisi dan penawar segala penyakit. Lidah adalah roda kemudi. Karena itulah, mengapa orang yang mengalami kegundahan, kese-dihan, stress atau depresi, akan menjadi lebih baik ketika mendapatkan siraman kata-kata sejuk yang menghibur. Hal ini menunjukkan betapa hebatnya fungsi ucapan yang meluncur dari lidah seseorang. Tak semua ucapan dituju-kan untuk menyampaikan informasi dan membentuk pengertian.&lt;br /&gt;Saat kita mengucapkan, "Selamat pagi ! Apa kabar ?" kita tidak bermaksud mencari keterangan. Tapi hal itu upaya agar orang lain merasa apa yang disebut oleh Teori Analisis Transaksi-onal sebagai, 'Saya Oke - Kamu Oke'. Yaitu komunikasi yang ditujukan untuk menimbulkan kesenangan. Sebaliknya, perkataan yang buruk atau komunikasi yang gagal akan menimbulkan hubu-ngan sosial yang tidak harmonis. Maka dari itu, Allah swt. berfirman, "Hendak-lah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaithan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka." (QS Al-Isra': 53) Renungkanlah perumpamaan yang Allah SWT gambarkan dalam Al-Quran, "Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kali-mat yang baik seperti pohon yang baik, yaitu akarnya teguh dan cabangnya (men-julang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan se-izin Tuhannya. Allah membuat perum-pamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat."------------ (QS Ibrahim: 24-25) Berinfaklah dengan perasaan Anda. Sungguh, kita kaya dan berkuasa atas perasaan yang kita miliki. Maka sedekah-kanlah kekayaan bathin itu untuk keluarga dan orang-orang terdekat kita. Jangan halangi mereka dari mera-sakan perasaan-perasaan itu. Berkatalah pada istri, suami atau kerabat dan orang terdekat dengan mulut yang terbuka dengan sempurna, lalu selamilah isi hati kita. Usahakanlah selalu agar mereka tidak merasa bahwa kita pelit hati, walau tangan sering bersedekah. Jangan buat mereka gersang dan haus akan kesejukan hati kita. Janganlah bakhil mencurahkan kemura-han hati kita, padahal mereka mengetahui bahwa kita memiliki kemu-rahan itu. Apakah air sejuk hati ini begitu dalam, sehingga tak dapat dirasakan seperti halnya air di sumur yang dalam?&lt;br /&gt;Atsar berikut bisa kita renungkan. Isteri terbahagia di antara para wanita, yaitu 'Aisyah meriwayatkan dari Rasulullah saw.&lt;br /&gt;"Surga adalah tempat orang yang bermurah hati." (HR Ibnu 'Ady).&lt;br /&gt;Maka bangunlah surga dengan kederma-wanan kata-kata yang baik dan lembut, pujian yang semerbak serta luapan perasaan cinta kasih. Karena kata-kata yang baik adalah mata air kehidupan bagi hati dan jiwa, lebih-lebih hati dan jiwa wanita. Jangan bakhil terhadap sepotong kata yang baik. Kenapa harus berat mengucapkan kata-kata menyejukkan? Apakah sepotong kata yang dikeluarkan membuat harta berkurang? Apakah sepenggal kalimat baik yang kita ucapkan membuat kita terbebani? Alangkah indahnya jika kita menjunjung syiar Islam, yaitu membahagiakan orang lain. Dan orang lain yang paling utama kita bahagiakan, adalah keluarga dan orang terdekat.&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah SAW,&lt;br /&gt;"Sesungguhnya amal yang paling dicintai Allah setelah amal fardhu, yaitu memberikan kegembiraan pada orang muslim." (HR Ath-Thabrany)&lt;br /&gt;Kata-kata lembut antara suami-istri mengandung pesan hati serta jiwa yang begitu dalam. Dan setelahnya, Insya Allah akan lahir kebahagiaan agung yang mencairkan segala kebekuan. Sinarilah rumah tangga dengan kata-kata baik nan lembut, maka Anda sudah membangun satu pondasi kokoh bagi pernikahan. Dengan ucapan yang menyejukkan hati, rumah terisi dengan cahaya saling memaafkan, cahaya toleransi dan cahaya cinta. Akhirnya, hati dan jiwa pun saling menyatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.hariansantri.blogspot.com/"&gt;http://www.hariansantri.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7919281608168813790-5415104039812078116?l=waroengtomboati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/feeds/5415104039812078116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7919281608168813790&amp;postID=5415104039812078116' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/5415104039812078116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/5415104039812078116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/2008/05/ketenangan-adalah-kekuatan.html' title='Ketenangan adalah kekuatan'/><author><name>kang aniq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16532598074403199231</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/S4QB5s1L8wI/AAAAAAAAAho/C4cc6HN3H4w/S220/n1261941696_5615.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SCHKzXOdmSI/AAAAAAAAABo/tGWOYlv33z8/s72-c/kuat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7919281608168813790.post-7805789620165927828</id><published>2008-05-02T22:16:00.001+07:00</published><updated>2008-05-07T21:55:00.277+07:00</updated><title type='text'>Al-Qur'an Obat  mujarab</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SCHCpHOdmRI/AAAAAAAAABg/WOgPnZksB70/s1600-h/Untitled-1+copy.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197649456532396306" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SCHCpHOdmRI/AAAAAAAAABg/WOgPnZksB70/s320/Untitled-1+copy.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;وننزل من القران ما هو شفاء ورحمة للمؤمنين&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;“Dan kami turunkan Al-Qur’an sebagai sesuatu yang menjadi obat penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman”.( QS.Al-Isra’:82 )&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “مِن” pada ayat tersebut men-jelaskan tentang jenis,bukan untuk pem-bagian, sebab Al-Qur’an secara kese-luruhan adalah merupakan obat pe-nyembuh, seperti dijelaskan pada ayat tersebut. Al-Qur’an adalah penawar hati dari penyakit kebodohan dan keragu-raguan. Selamanya Allah tidak akan menurunkan suatu obat dari langit yang lebih komplit, lebih bermanfaat dan lebih mujarab dalam mnyembuhkan suatu penyakit kecuali dengan Al-Qur’an. Telah disebutkan dalam kitab sahih Bukhari dan sahih Muslim sebuah hadits dari Abu Sa’id ia berkata : “Sekelompok dari Sahabat Nabi SAW pernah melakukan perjalanan jauh, mereka kemudian singgah di sebuah perkam-pungan Arab lalu mereka minta agar dijamu oleh penduduknya, tetapi mereka ti-dak mau menjamunya.Setelah berselang beberapa saat,kepala kampung tersebut disengat seekor hewan. Para penduduk-nya dengan segala kemampuan yang ada telah berusaha untuk mengobatinya, na-mun usahanya tetap sia-sia. Salah satu di antara mereka lalu ada yang berkata kepada teman-temannya,’ Jika kalian mau mendatangi orang-orang yang singgah itu, kemungkinan salah seorang dari mereka ada yang mempunyai sesuatu yang dapat dipergunakan untuk mengobatinya. . ’Dengan sepakat akhirnya para penduduk tersebut datang menghadap mereka sam-bil berkata,’Wahai sahabat, ketahuilah bahwa sesungguhnya kepala kampung kami disengat seekor hewan, kami telah berusaha dengan segala cara untuk me-ngobatinya, namun semua itu tidak ber-pengaruh sedikit pun.Salah seorang di antara anggota kelompok itu ada yang menjawab,’Ya, sungguh aku mempunyai mantera. Akan tetapi kami pernah minta kepada kalian untuk menjamu kami, namun kalian tidak mau menja-munya. Aku tidak mungkin akan mem-bacakan mantera itu kepada kalian jika kalian tidak mau memberikan upah ke-pada kami. Penduduk kampung tersebut akhirnya mengadakan permusyawara-tan dengan mereka, dengan suatu ke-putusan bahwa mereka akan membe-rikan upah beberapa ekor kambing. Orang yang pandai mantera itu kemu-dian pergi untuk menemui kepala kam-pung tersebut lalu membacakan ‘surat Al-Fatihah’. Kepala kampung itu pun kemudian sembuh, bangkit dan berja-lan-jalan tanpa ada rasa sakit sedikit-pun. Para penduduk tersebut kemudian memenuhi janjinya sesuai dengan kepu-tusan musyawarah tadi. Setelah upah tersebut diterima, ada sebagian dari ke-lompok tersebut berkata, ‘Hendaknya kambing-kambing itu dibagi.’ Orang yang pandai mantera menjawab,’Kami tidak akan melaksanakannya sebelum kami datang menghadap Nabi Saw. untuk kita laporkan apa yang diperin-tahkan beliau nanti.’ Merekapun akhir-nya menghadap Rasulullah Saw. dan menghaturkan peristiwa tersebut. Nabi lalu bersabda,’Dari mana kalian tahu bahwa surat Al Fatihah itu merupakan mantera !’ Rasulullah Saw. melanjutkan sabdanya, ‘Kalian telah melakukan sesuatu yang benar. Bagi-bagilah upah itu dan berikan untukku saham bersama kalian’.”&lt;br /&gt;Surat Al Fatihah tersebut dapat berpengaruh bahkan dapat menyem-buhkan penyakit, sehingga seakan-akan penyakit tersebut tidak pernah ada. Pengobatan semacam ini adalah cara pe-ngobatan yang paling mudah dan paling gampang didapatkan. Seandainya setiap orang mau melakukan pengobatan de-ngan menggunakan surat Al Fatihah de-ngan baik, niscaya dia akan melihat pe-ngaruhnya yang sangat mengagumkan dalam menyembuhkan suatu penyakit. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni zikir, ayat maupun do’a-do’a yang dipergunakan sebagai obat atau ruqyah, itu pada hakikatnya tergantung pada keyakinan dan kemauan keras orang yang melakukannya, sehing-ga ada pengaruhnya terhadap penyakit tersebut. Jika ada suatu obat yang tidak ada pengaruhnya pada suatu penyakit, maka hal itu disebabkan karena lemahnya keyakinan pelakunya atau karena tidak cocok memakai cara tersebut. Atau kare-na ada pengaruh lain yang lebih kuat sehingga dapat mempengaruhi keman-juran obat tersebut, seperti yang terjadi pada obat-obat sekarang. Ketidakman-juran suatu obat pada seseorang bisa jadi karena memang tidak cocok, atau karena ada penyebab lain yang lebih kuat sehing-ga dapat menghambat kemanjuran obat itu. Dengan demikian setiap orang yang menggunakan obat menurut dosisnya, maka akan berpengaruh sesuai dengan dosis yang telah diberikan. Demikian halnya hati, jika ia mendapatkan mantera atau jimat sesuai dengan dosisnya yang ada, dan orang yang memberi mantera itu mempunyai kekuatan jiwa serta kemauan keras untuk menyembuhkan, maka man-tera tersebut akan berpengaruh sesuai dengan dosisi yang telah diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.hariansantri.blogspot.com/"&gt;http://www.hariansantri.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7919281608168813790-7805789620165927828?l=waroengtomboati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/feeds/7805789620165927828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7919281608168813790&amp;postID=7805789620165927828' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/7805789620165927828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7919281608168813790/posts/default/7805789620165927828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waroengtomboati.blogspot.com/2008/05/al-quran-obat-mujarab.html' title='Al-Qur&apos;an Obat  mujarab'/><author><name>kang aniq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16532598074403199231</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/S4QB5s1L8wI/AAAAAAAAAho/C4cc6HN3H4w/S220/n1261941696_5615.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_4SSJmlUW1zk/SCHCpHOdmRI/AAAAAAAAABg/WOgPnZksB70/s72-c/Untitled-1+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
